"To succeed, you need to find something to hold on to, something to
motivate you, something to inspire you!"
- Tony Dorsett
Salah satu atlet dunia pujaan saya adalah Eldrick 'Tiger' Woods.
Bukan saja secara skills, dia luar biasa di lapangan, tetapi dalam
dirinya pun terdapat prinsip-prinsip yang membuatnya patut
diteladani.
Bahkan mengenai Tiger Woods, pemain basket terkenal Michael Jordan
pernah berujar, "I really do believe Tiger Woods was put here for a
bigger reason than just to play golf. I don't think that he is a god,
but I do believe that he was sent by One."
Pada kesempatan inilah saya ingin membagikan apa yang saya pelajari
secara luar biasa dari pribadi Tiger Woods dalam suatu wawancaranya.
Untuk sekadar info saja, Tiger Woods adalah pemain golf dunia yang
legendaris. Pada usia 11 bulan, dia sudah belajar mengayunkan tongkat
golf di garasi rumahnya. Pada saat umurnya baru mencapai 22 tahun,
Tiger Woods sudah meraup pendapatan bersih lebih dari US$2.000.000.
Suatu hal yang luar biasa telah dicapai oleh Tiger Woods bahkan sejak
pada usianya yang belia. Nah, pada kesempatan ini, mari kita belajar
ada tiga kunci sukses dari Tiger Woods yang menjadikannya juara dunia
sejati.
I smile at obstacles
Pertama-tama, kalimat inspiratif menarik yang diucapkan oleh Tiger
Woods adalah "I smile at obstacles". Justru kalimat ini rasanya
begitu cocok untuk kita semua di mana saat ini dunia sedang mengalami
krisis global. Rasanya kita bisa belajar banyak dari Tiger Woods yang
justru tersenyum saat menghadapi masalah, tantangan ataupun hambatan
dalam hidupnya.
Seperti yang sering saya ungkapkan dalam tulisan-tulisan saya, setiap
masalah yang kita hadapi, semuanya bertujuan baik supaya kita dapat
menjadi pribadi yang lebih kuat dan tangguh. Saya pun teringat dengan
buku Adversity Quotient karya Paul G. Stoltz.
Dalam buku tersebut, Paul G. Stoltz mengatakan seorang yang akan
sukses adalah yang dapat mengubah tantangan menjadi peluang untuk
berhasil. Selalu ada peluang bagi kita untuk dapat sukses jika kita
jeli melihat yang terjadi. Seperti sebuah kata bijaksana "You learn
something every day if you pay attention." Jadi, selalu pakailah
kacamata yang positif saat melihat segala sesuatu.
Sama seperti Tiger Woods, saat mengalami tantangan dalam memenangi
pertandingan golfnya, dia selalu belajar dari apa yang dialaminya.
Filosofi ini dipelajari dari ibunya Kultida Woods yang sejak awal
karirnya sering mengantarkan Tiger Woods ke berbagai turnamen dan
memberikan motivasi kepadanya, tanpa mengeluh sedikit pun.
Begitupun ayahnya, seorang veteran perang yang selalu membisikkan
kata-kata motivasi untuk membesarkan Tiger Woods sebelum dia
tertidur. Inilah kunci yang membuat Tiger Woods menjadi juara dunia.
Yang jelas, dari orang tuanya Tiger Woods belajar dan menasihati kita
bahwa jika kita menghadapi hambatan hidup dengan tersenyum, sesuatu
yang luar biasa akan pasti terjadi. Kita akan bisa lebih berpikir
jernih, sehingga lebih berfokus pada solusi dan jalan keluar pun
mungkin muncul di depan kita.
My will moves mountains
Dalam hal ini pun kita dapat banyak belajar kepada Tiger Woods.
Seluruh keinginannya diarahkan untuk menjadikan dirinya menjadi
seorang pegolf dunia. Seperti yang pernah diungkapkan oleh Tiger
Woods, "Dibutuhkan keputusan yang luar biasa untuk menjadi yang
terbaik. Tetapi saya telah membuat keputusan itu!".
Tiger Woods mengetahui apa yang mau dicapai dalam hidupnya sehingga
dirinya terus berusaha sampai impiannya tercapai. Bahkan Tiger Woods
mengatakan "My will moves mountains". Dalam hal ini, Tiger Woods
mengajarkan kepada kita perlunya fokus, dedikasi, komitmen,
keteguhan, dan kegigihan dalam mencapai tujuan, termasuk pula
membayar ongkos berlatih siang dan malam sebelum dirinya menjadi
begitu terkenal.
Begitu pula dalam kehidupan ini, jika kita punya kualitas yang sama
seperti karakter yang dimiliki Tiger Woods, kesuksesan dapat kita
raih selama kita memiliki keinginan yang kuat untuk mencapainya.
Tiger Woods jelas-jelas mengetahui apa yang dia inginkan, dia
memiliki target dan goal yang jelas, membuat rencana untuk
mencapainya dan kemudian merealisasikannya. Tiger Woods percaya bahwa
bagi dirinya tidak ada gunung 'kesulitan' yang terlalu tinggi untuk
ditaklukkan.
Bagaimana dengan Anda? Apa yang menjadi impian, cita - cita dan
hasrat Anda? Apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup ini? Apakah Anda
sudah meraihnya? Mari belajar dari Tiger Woods, miliki fokus dan
komitmen untuk meraih hal - hal yang diinginkan dalam hidup ini.
Ingatlah, keinginan Anda yang begitu kuat bahkan bisa memindahkan
gunung kesulitan Anda, setinggi apa pun.
I will do it with all my heart
Ketika Tiger Woods melakukan sesuatu, dia melakukannya dengan
totalitas dan komitmen. Melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh,
itulah kunci kemenangan Tiger Woods. Baginya, bahkan hanya dalam
berlatih di lapangan saja, semuanya diperlakukan seperti pertandingan
sungguhan. Tiger Woods melakoni semuanya dengan keinginan bukan
menjadi baik (good), bukan juga menjadi lebih baik (better),
melainkan dengan keinginannya menjadi yang terbaik (best).
Tidaklah mengherankan jika diusianya yang ke-24, pada 2000 Tiger
Woods sudah berhasil menjadi juara dunia hampir semua kejuaraan golf
bergengsi di dunia, a.l. US Open, US Amateur, British Open serta
British Amateur.
Kehidupan Tiger Woods memberikan pelajaran penting kepada kita yakni
jika kita mau meraih kesuksesan dan keberhasilan yang luar biasa,
lakukanlah segala sesuatu dengan kerja keras, fokus, penuh dedikasi
dan lakukan semuanya itu dengan hati.
Inilah sebenarnya pelajaran yang diperoleh Tiger dari ayahnya, yang
sekaligus menjadi pelatihnya. Untuk melatih Tiger Woods bermain
dengan sepenuh hati, ayahnya sering kali membunyikan koin-koin dan
berusaha mengacaukan konsentrasinya. Namun, latihan seperti inilah
yang membuatnya semakin mantap.
Bahkan, pernah sekali ketika dia memukul bola dan pada saat itu ada
suara walkie talkie yang mengganggu. Namun, Tiger Woods mengatakan
dirinya tidak mendengarkan suara apa pun karena pelajaran hidupnya
membuatnya betul-betul menaruh sepenuh hati pada bola yang akan
dipukulnya. Dengan mantap, Tiger Woods mengajarkan bahwa kita
berpelaung besar meraih hal - hal yang kita inginkan jika ada
totalitas penuh di sana.
Demikianlah, mari belajar dari tiga pelajaran inspiratif Tiger Woods
ini: smile at obstacles, my will moves mountains, serta I will do it
with all my heart - untuk menjadikan 2010 mendatang sebagai tahun yang
spektakuler, di mana Anda akan mencapai hal - hal yang Anda impikan
dan meraih kesuksesan serta keberhasilan yang luar biasa! Sukses
serta antusiasme yang luar biasa akan selalu menyertai Anda
Read More...
“Kapal akan aman bila berada di pelabuhan, tetapi kapal tidak diciptakan untuk itu.”
-- Grace Murray Hopper, ahli matematika, penemu teknologi komputer, 1906-1992
MEJA itu terisi oleh empat orang dengan empat cangkir kopi panas. Farid mengundang kawan-kawan dekatnya untuk minum kopi di sebuah kedai kopi di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sambil sesekali menghirup kopi panas dihadapannya, Farid bercerita bahwa dirinya seminggu yang lalu baru saja terkena PHK. PHK, yang kata para pengamat ekonomi, akibat dampak krisis global yang terjadi saat ini. Untungnya, seperti kata Farid, ia masih diberi uang pesangon oleh perusahaannya. Dalam curhatnya, ia mengatakan akan mencoba melakukan usaha dari uang pesangon yang diterimanya.
Tapi ada satu hal yang membuat Farid bimbang. Ia tak siap mengambil risiko kehilangan semua modal pesangonnya bila ternyata usahanya merugi. Risiko? Betul. Satu kata yang kelihatannya menjadi momok bagi sebagian orang.
Bicara mengenai risiko, seperti kata William J. Bernstein dalam bukunya ‘The Four Pillars of Investing', “Risk, like pornography, is difficult to define, but we think we know it when we see it.” Risiko, seperti pornograpi, sukar untuk didefinisikan, tapi kita akan mengetahuinya bila kita telah melihatnya. Begitu pula risiko, kita akan mengetahui dan merasakannya bila kita telah menjalaninya.
Seperti Farid, banyak orang memang merasa tak nyaman dalam mengambil risiko. Takut mengambil risiko justeru dapat mengakibatkan batu sandungan. Hal itu malah menghambat mereka untuk dapat berkembang lebih baik dalam menjalani hidup, usaha, atau karir mereka sendiri.
Sebaliknya, bila berani mengambil risiko, artinya kita telah berani menjalani kehidupan itu sendiri. Juga menunjukkan bahwa kita yakin akan mendapatkan suatu pelajaran berharga dari setiap risiko yang diambil. Tentu saja bukan berarti melangkah tanpa perhitungan yang matang. Satu rahasia orang-orang yang telah sukses, seperti yang mereka ungkapkan, adalah bahwa mereka sering mengambil risiko dalam bertindak.
Lantas, mengapa sebagian orang enggan untuk mengambil risiko? Jawabannya sederhana. Mereka takut gagal, berpikir tak dapat melakukannya, atau merasa belum mahir dan berbakat. Keberanian mengambil risiko, sesungguhnya lebih menunjukkan kepada karakter dan mental seseorang. Bukan pada besar kecilnya risiko yang dihadapi. Kualitas seseorang tidak ditentukan dari peristiwa yang datang menghampirinya, tapi dari respon yang ia berikan dari peristiwanya itu sendiri.
Kunci utama dalam mengatasi ketakutan dalam mengambil risiko ialah percaya diri dan selalu berpikir positif. Dengan percaya diri, hal itu akan menambah energi yang ada dalam diri kita sebelum benar-benar bertindak. Dan dengan berpikir positif, akan membuat langkah kita menjadi ringan dalam bertindak.
Yakinlah, bahwa ketika kita telah memutuskan untuk mengambil risiko, akan ada jalan yang terbuka bagi kita nantinya. Jangan takut bila gagal. Karena ada setiap pelajaran yang dapat dipetik, entah gagal ataupun sukses, terhadap risiko yang kita ambil.
Orang yang telah berhasil mencapai sesuatu, seringkali tidak menyangka sebelumnya kalau sebenarnya ia mampu melakukannya. Padahal asal ada keinginan yang kuat, mereka dapat melakukan sesuatu, yang katakanlah, bahkan di luar perhitungan mereka sendiri sebelumnya.
Jadi, bila ada tantangan menghampiri kita, sambutlah dengan semangat dan antusias yang tinggi. Bila ada peluang yang dapat mengubah hidup Anda menjadi lebih baik, jangan takut untuk mengambil risiko. Diana Ackerman, penulis kondang asal Amerika mengatakan, “I don't want to get to the end of my life and find that I lived just the length of it. I want to have lived the width of it as well.” Atau dengan kata lain, "Saya tak ingin di akhir hidup saya dan menyadari bahwa saya hanya menjalani panjangnya saja. Saya pun ingin menjalani lebarnya."
Ackerman benar. Luasnya kehidupan merupakan panjang kali lebar kehidupan itu sendiri. Kadang kita tidak menyadari, bahwa ketika kita menjalani kehidupan saat ini, kita telah mengambil risiko-risiko di dalamnya. Ya, apapun kehidupan yang terjadi. Yang sebenarnya tak hanya terkait masalah ’survival’ ekonomi semata. Ada risiko politik, manajemen, inovasi, dan risiko-risiko lainnya.
Sebuah kapal memang akan terlihat besar, indah, dan gagah ketika berada di pelabuhan. Tetapi kapal diciptakan tidak untuk berada di pelabuhan. Sebuah kapal akan bermakna dan memiliki nilai, ketika ia berada di tengah samudra luas, dalam mengarungi lautan, menghadapi terjangan ombak, dan melewati rintangan badai. Ketika sang kapal telah mencapai tujuan, ia telah menjalankan satu tugasnya dengan baik. Perjalanan berikut telah menantinya. Begitu seterusnya.
Sama halnya dengan sebuah kapal. Bila Anda tak mau menerima tantangan dan mengambil risiko, maka Anda tak akan merasakan dan menikmati getar kemenangan dan kesuksesan, kecuali getir kekalahan dan kepahitan hidup Anda.
Read More...
Wise Word from Bruce Lee
7.26.20091. "A goal is not always meant to be reached, it often serves simply as something to aim at."
2. "A quick temper will make a fool of you soon enough."
3. "A wise man can learn more from a foolish question than a fool can learn from a wise answer."
4. "All fixed set patterns are incapable of adaptability or pliability. The truth is outside of all fixed patterns."
5. "Always be yourself, express yourself, have faith in yourself, do not go out and look for a successfull personality and duplicate it."
6. "As you think, so shall you become."
7. "Ever since I was a child I have had this instinctive urge for expansion and growth."
8. "To me, the function and duty of a quality human being is the sincere and honest development of one’s potential."
9. "I’m not in this world to live up to your expectations and you’re not in this world to live up to mine."
10. "If you always put limit on everything you do, physical or anything else. It will spread into your work and into your life. There are no limits. There are only plateaus, and you must not stay there, you must go beyond them."
11. "If you love life, don’t waste time, for time is what life is made up of."
12. "If you spend too much time thinking about a thing, you’ll never get it done."
13. "It’s not the daily increase but daily decrease. Hack away at the unessential."
14. "Knowledge will give you power, but character respect."
15. "Love is like a friendship caught on fire. In the beginning a flame, very pretty, often hot and fierce, but still only light and flickering. As love grows older, our hearts mature and our love becomes as coals, deep-burning and unquenchable."
16. "Man, the living creature, the creating individual, is always more important than any established style or system."
17. "Mistakes are always forgivable, if one has the courage to admit them."
18. "Notice that the stiffest tree is most easily kracked, while the bamboo or willow survives by bending with the wind."
20. "Real living is living for others."
21. "Showing off is the fool’s idea of glory."
22. "Take no thought of who is right or wrong or who is better than. Be not for or against."
23. "Take things as they are. Punch when you have to punch. Kick when you have to kick."
24. "The future looks extremely bright indeed, with lots of possibilities ahead - big possibilities."
25. "Like the song says, “We’ve just begun.”"
26. "The less effort, the faster and more powerful you will be."
27. "To hell with circumstances; I create opportunities."
28. "To know oneself is to study oneself in action with another person."
29. "Learn the principle, abide by the principle, and dissolve the principle. In short, enter a mold without being caged in it. Obey the principle without being bound by it. LEARN, MASTER AND ACHIEVE!!! "
30. "Question: What are your thoughts when facing an opponent?
Bruce: There is no opponent.
Question: Why is that?
Bruce: Because the word ''l'' does not exist.
A good fight should be like a small play...but played seriously. When the opponent expands, l contract. When he contracts, l expand.
And when there is an opportunity... l do not hit...it hits all by itself (shows his fist).
Any technique, however worthy and desirable, becomes a disease when the mind is obsessed with it."
31. "The highest technique is to have no technique. My technique is a result of your technique; my movement is a result of your movement."
32. "Forget about winning and losing; forget about pride and pain. Let your opponent graze your skin and you smash into his flesh; let him smash into your flesh and you fracture his bones; let him fracture your bones and you take his life. Do not be concerned with escaping safely - lay your life before him"
33. "Let me give you a bit of warning: just because you get very good at your training it should not go to your head that you are an expert. Remember, actual sparring is the ultimate, and the training is, only a means toward this. Besides running, one should also do exercises for the stomach - sit-ups, leg raises, etc. Too often one of those big-belly masters will tell you that his internal power has sunk to his stomach; he's not kidding, it is sunk and gone! To put it bluntly, he is nothing but fat and ugly."
34. "I fear not the man who has practiced 10,000 kicks once, but I fear the man who has practiced one kick 10,000 times"
35. "using no way as a way, using no limitations as a limitation."
36. "Simplicity is the key to brilliance"
37. "The key to immortality is first living a life worth remembering."
38. "A wise man can learn more from a foolish question than a fool can learn from a wise answer."
39. “Always be yourself, express yourself, have faith in yourself, do not you go out and look for a successfull personality an duplicate it.”
40. “A goal is not always meant to be reached, it often serves simply as something to aim at.”
41. "If you spend too much time thinking about a thing, you'll never get it done"
42. "Man, the living creature, the creating individual, is always more important than any established style or system"
43. "The possession of anything begins in the mind"
44. "If you love life, don't waste time, for time is what life is made up of"
45. "I am not teaching you anything. I just help you to exlplore yourself"
Read More...
Wawancara Dengan Warren Buffet,
Mungkin ga banyak org tau siapa itu Warren Buffet, org yg mendapat peringkat teratas dalam list 10 org terkaya didunia. dengan kekayaan lebih dari $62 Miliar ( sekitar 620 triliun rupiah, WOW !! ) ia telah mendermakan uangnya sebesar $31 miliar
Beberapa waktu lalau, CNBC, salah satu stasiun televisi internasional mengadakan wawancara dengan Warren buffet selama 1 jam. Dalam hal tersebut terdapat 9 hal menarik tentang hidupnya
Berikut hasil wawancaranya :
1. Ia membeli saham pada umur 11 tahun dan ia menyesal tidak membelinya lebih awal.
2. Ia membeli kebun kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungannya sendiri yg didapatnya dari hasil mengirim surat kabar
3. Ia hidup di sebuah rumah sederhana, dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yg ia beli 50 tahun lalu. ia berkata seluruh yg ia butuhkan ada dalam rumah tersebut.
4. Ia selalu mengemudikan mobilnya sendiri, tidak ada supir maupun pengawal.
5. ia tidak pernah berpergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pesawat jet terbesar didunia
6. Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya yg memiliki 63 anak perusahaan. ia hanya menuliskan 1 pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO perusahaannya. menyampaikan tugas yg harus diraihnya untuk tahun itu. ia tidak pernah rapat ataupun menelepon mereka secara reguler. ia hanya memberikan 2 peraturan : 1. jangan pernah menghabiskan uang pemilik saham. 2. jangan melupakan peraturan no 1.
7. Ia tidak bersosialisasi dengan org2 tingkat atas, waktu luangnya ia habiskan dengan menonton sambil makan popcorn.
8. Bill gates sempat bertemu dengannya. karena merasa tidak ada yg perlu di bicarakan, Bill Gates hanya mengatur pertemuan tersebut selama 30 menit. Namun setelah ia bertemu dengan Warren Buffet, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam, dan Bill Gates tertearik untuk belajar banyak darinya.
seafika2 tidak memiliki reputasi
Wawancara Dengan Warren Buffet, org terkaya didunia!!!
Mungkin ga banyak org tau siapa itu Warren Buffet, org yg mendapat peringkat teratas dalam list 10 org terkaya didunia. dengan kekayaan lebih dari $62 Miliar ( sekitar 620 triliun rupiah, WOW !! ) ia telah mendermakan uangnya sebesar $31 miliar
Beberapa waktu lalau, CNBC, salah satu stasiun televisi internasional mengadakan wawancara dengan Warren buffet selama 1 jam. Dalam hal tersebut terdapat 9 hal menarik tentang hidupnya
Berikut hasil wawancaranya :
1. Ia membeli saham pada umur 11 tahun dan ia menyesal tidak membelinya lebih awal.
2. Ia membeli kebun kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungannya sendiri yg didapatnya dari hasil mengirim surat kabar
3. Ia hidup di sebuah rumah sederhana, dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yg ia beli 50 tahun lalu. ia berkata seluruh yg ia butuhkan ada dalam rumah tersebut.
4. Ia selalu mengemudikan mobilnya sendiri, tidak ada supir maupun pengawal.
5. ia tidak pernah berpergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pesawat jet terbesar didunia
6. Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya yg memiliki 63 anak perusahaan. ia hanya menuliskan 1 pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO perusahaannya. menyampaikan tugas yg harus diraihnya untuk tahun itu. ia tidak pernah rapat ataupun menelepon mereka secara reguler. ia hanya memberikan 2 peraturan : 1. jangan pernah menghabiskan uang pemilik saham. 2. jangan melupakan peraturan no 1.
7. Ia tidak bersosialisasi dengan org2 tingkat atas, waktu luangnya ia habiskan dengan menonton sambil makan popcorn.
8. Bill gates sempat bertemu dengannya. karena merasa tidak ada yg perlu di bicarakan, Bill Gates hanya mengatur pertemuan tersebut selama 30 menit. Namun setelah ia bertemu dengan Warren Buffet, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam, dan Bill Gates tertearik untuk belajar banyak darinya.
Spoiler for Warren dengan Bill Gates:
9. Warren Buffet Tidak pernah membawa Hp dan di meja kerjanya tidak ada komputer.
Read More...
Smile Berbuatlah baik setiap hari
Dikisahkan, ada seorang pemuda berusia menjelang 30 tahun. Namun sayangnya, ia hanya memiliki kemampuan berpikir layaknya anak berumur di bawah 10 tahun. Ibunya dengan penuh kasih memelihara dan mendidik si anak agar kelak bisa hidup mandiri dengan baik, terlebih karena ia merasa anaknya punya kemampuan berpikir yang sangat minim.
Si anak sangat mencintai ibunya. Suatu hari dia berkata, "Ibu, aku sangat senang melihat ibu tertawa, wajah ibu begitu cantik dan bersinar. Bagaimana caranya agar aku bisa membuat ibu tertawa setiap hari?"
"Anakku, berbuatlah baik setiap hari. Maka, ibu akan tertawa setiap hari," jawab si ibu. "Lantas, bagaimana caranya berbuat baik setiap hari?" tanya si anak.
"Berbuat baik adalah jika kamu bekerja, bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Bantulah orang lain terutama orang-orang tua yang perlu dibantu, sakit atau kesepian. Kamu bisa sekadar menemani atau membantu meringankan pekerjaan mereka. Perlakukanlah orang-orang tua itu sama seperti kamu membantu ibumu. Pesan ibu, jangan menerima upah ya. Setelah selesai membantu, mintalah sobekan tanggalan dan kumpulkan sesuai urutan nomornya. Kalau nomornya urut artinya kamu sudah berbuat baik setiap hari, dengan begitu ibu pun setiap hari pasti akan senang dan tertawa," jawab si ibu sambil membelai sayang anak semata wayangnya.
Sejak ibunya meninggal, karena kenangan dan keinginannya melihat ibunya tertawa, setiap hari sepulang kerja, dia berkeliling kampung membantu orang-orang tua, kadang memijat, menimba air, memasakkan obat, atau sekadar menemani dengan senang dan ikhlas. Bila ditanya orang kenapa hanya sobekan tanggalan yang diterimanya setiap hari? Dia pun menjawab, "Karena setiap hari, setibanya di rumah, sobekan tanggalan yang aku kumpulkan, kususun sesuai dengan nomor urutnya. Maka setiap hari aku seakan bisa mendengar Ibuku sedang melihatku dan tertawa bahagia di atas sana."
Si pemuda yang berpikiran sederhana itu telah menjadi sahabat banyak orang di desa. Sehingga suatu ketika, atas usul dari seluruh warga, karena kebaikan hatinya, dia dianugerahi oleh pemerintah bintang kehormatan dan dana pensiun selama hidup untuk menjamin tekadnya, yakni agar setiap hari bisa membantu orang lain di sisa kehidupannya.
Pembaca yang budiman,
Untuk kehidupan saat ini, memang rasanya cukup sulit untuk menemukan orang yang membantu orang lain tanpa ada keinginan untuk menerima balasan. Padahal, esensi kehidupan manusia sebenarnya adalah saling bantu membantu, menolong dan ditolong.
Padahal sebenarnya, bila kita bisa berbuat baik dan membantu orang lain sesuai dengan yang dibutuhkan, akan memberikan rasa yang nikmat sekali. Tentu, untuk berbuat baik dan membantu orang lain ini membutuhkan kesadaran, latihan, dan membiasakan diri terus menerus.
Karena itu, mari kita praktekkan pepatah sederhana ini:
Tiap hari melakukan satu kebaikan. Dengan begitu, hidup akan terasa lebih hidup, dan akan kita dapatkan kebahagiaan yang sebenarnya.
Do all the good you can, in all ways you can, at all the times you can, to all the people you can, as long as ever you can ==john Wesley==
Read More...
Andri Wonso : Cermin Diri
Dikisahkan, ada seorang pria yang sedang mengalami masalah bertubi-tubi. Rumah tangganya tidak harmonis. Bersamaan dengan itu, dia pun terkena perampingan karyawan di perusahaannya sehingga dia harus berhenti bekerja.
Pada waktu yang senggang, dia berpikir dan mengevaluasi diri. Apa yang salah dengan hidupku? Mengapa aku gagal terus? Bagaimana caranya untuk merubah kegagalan dengan kesuksesan?
Dimulailah pencarian jawaban atas pertanyaannya dengan pergi ke toko buku dan membeli buku-buku yang dianggapnya mampu memberi jawaban. Setelah beberapa buku habis di baca, dia merasa tidak puas dan tidak pula menemukan jawabannya. Tiba-tiba timbul inspirasi di pikirannya, kenapa aku tidak menanyakan langsung saja ke penulis buku-buku itu? Pasti akan lebih berhasil bila aku bisa mendapatkan petunjuk langsung dari si penulis. Maka ditemuilah si penulis buku. Setelah menceritakan semua kegagalan yang dialaminya, dia berkata, “Tuan penulis, tolong ajarkan kepada saya, rumus dan cara yang bisa membuat saya sukses”. Si penulis pun menjawab, “Kalau anda membaca buku saya dengan teliti, dan menjalankan dengan nyata , tentu akan ditemukan cara-cara menuju sukses” ”Saya sudah membaca habis, bahkan hafal isi buku anda, tetapi tetap saja belum menemukan rumus sukses. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk bertanya langsung”.
Si penulis berpikir sejenak dan berkata, “Baiklah, saya akan ketemukan kamu dengan seseorang. Biar dia yang memberitahu kamu bagaimana cara sukses dalam hidup ini”. Dengan gembira si pria bertanya, “Dimana orang itu bisa saya temui?” Si penulis mengajak pria itu ke sebuah kamar, “Dia ada di dalam kamar ini”. Maka Pria itu pun mengetuk pintu dan segera masuk ke dalam kamar. Namun dia heran karena tidak ada seorangpun di dalam kamar tsb, yang ada hanya sebuah cermin besar. Lalu si Penulis berkata, “Lihatlah ke cermin itu. Orang yang ada di cermin itu adalah sang penolong yang kamu cari untuk menunjukkan bagaimana caranya meraih sukses. Sesungguhnya hanya kamu yang bisa menolong dirimu sendiri, tanpa kamu berani memulai dari dirimu sendiri untuk berusaha dan berjuang maka kamu tidak akan meraih sukses!”
Seketika itu juga si pemuda tersadar, “Terima kasih pak penulis. Saya akan berusaha lebih tekun dan mengandalkan diri sendiri untuk mempraktekkan teori yang telah saya dapat dan pelajari!
Hidup adalah rangkaian aktivitas yang kita lakukan setiap hari, kalau perasaan malas, tidak disiplin, bimbang, ragu2 dan lain sebagainya menguasai diri kita , tentu nasib buruklah yang kita dapat.
Sukses bukanlah teori, sebagai manusia yang telah di karuniai segenap kelebihan-kelebihan olah Tuhan, kita harus berani mengembangkan diri dan mengandalkan diri sendiri untuk berpikir, bergerak dan berjuang .
Kalau mental kemandirian telah kita miliki, dan tidak cengeng dalam menghadapi kesulitan hidup, berani belajar dalam setiap tindakan yang kita ambil . maka pasti nasib kita akan berubah dan meraih sukses yang membanggakan!
Read More...







